Datos personales

Foto saya
apa yang mereka tau tantang aku itulah aku...

Pengikut

ingatkan.

klik

Minggu, 07 Maret 2010

Cinta itu...?

Menurut kahlil gibran, cinta adalah keindahan sejati yang terletak pada keserasian spiritual. Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia ini karena ia begitu tinggi mengangkat jiwa dimana hukum-hukum kemanusiaan dan kenyatan alam tidak mampu menemukan jejaknya.
Cinta berarti memberi bukan menerima. Cinta jauh dari saling memeksakan kehendak. Cinta tidak menuntut tapi menegaskan dan menghargai. Cinta tidak akan pernah tercipta selagi kita belum bisa menerima perbedaan.( John Gray, Ph 2002 ).

Dua cuplikan definisi cinta diatas menunjukkan suatu perbedaan memeknai “cinta” ini udah jadi salah satu bukti bahwa cinta itu relatif. Yach....... Cinta itu memang relatif. Dilihat dari segi manapun cinta itu relatif, baik fari makna, cara pengungkapan, maupun makna kebebasab dari cinta.
Kalau menurutku cinta itu suatu yang suci yang nggak pantas jika dibuat main-main. Kalau ada yang bilang cinta itu anudrah aku setuju banget.Cinta itu tak mudah untuk pergi dan tak perbah mudah untuk diungkapkan. Akui aja, seorang yang pandai bicara pasti akan tetep ngalami kesulitan kalau mau nyatain cinta. Karna hati sendiri yang katanya tempat bersemayamnya cinta mungkin takkan rela jika cinta itu terlalu mudah untuk diketaui, kenapa bisa gitu? Karna cinta terlalu berharga jadi nggak sembaragan. Cinta itu nggak bercampur sedikitpun dengan nafsu. Nggak dijajakan, apalagi ditawarkan kesana-kesini.
Sekarang inipun banyak sekali persepsi para remaja yang salah tentang sehingga udah nggak jadi rahasia umum adanya seks bebes yang terabg-terangan. Sungguh g masuk akal banget cinta yang begitu suci disandingkan dengan nafsu (zina). Persepsi ini harus diluruskan karena sayang banget kalau moral anak bangsa rusak gara-gara hal yang seperti itu.
Kalau kita tinjau lagi dalam kenyataan nggak ada cinta antar sesama manusia itu yang benar-benar tulus tanpa nafsu pasti kebanyakan minta imbalan meski nggak secara langsung, yah... mungkin bisa dikecualikan kasih ibu kandung pada anak.
Cinta yang bener-bener paling suci yaitu cinta pada sabg kholiq, seperti yang dicontohkan oleh seorang wanita sufi Rabi'ah Al Adawiyah, beliau mengungkapkan cintanya pada sang Maha Agung dengan kalimat yang begitu menyentuh
“ Tuhanku, kalau aku mengabdi kepadamu karena takut akan api neraka, masukkanlah aku pada neraka itu, dan besarkanlah tubuhku dalam neraka itu, sehingga tidak ada tempat lain di neraka itu bagi hamba-hambaMu yang lain. Kalau aku menyembahMu berharap mendapatkan syurgaMu. Berikan syurga itu kepada hamba-hambaMu yang lain, sebab Ebgkau sudah cukup.”
Sungguh ungkapan yang patut kita contoh, cinta yang benar-benar cinta. kepadaNyalah kita kembali.

by : Yatimatul karimah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar